Shalat Tarawih itu Apa Sih?

Daftar Isi:

  1. Pengertian Shalat Taraawih
  2. Keutamaan Shalat Tarawih
  3. Hukum Shalat Tarawih
  4. Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih
  5. Tidak Dibatasinya Jumlah Raka'at Shalat Tarawih
  6. Shalat Tarawih Wanita Lebih Utama di Masjid apa di Rumah?
  7. Shalat Tarawih Dilakukan Dua-Dua atau Empat-Empat raka'at?


Pengertian Shalat Taraawih

     Shalat tarawih merupakan shalat malam yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Kenapa dinamakan shalat tarawih? Jadi asal katanya itu dari kata tarawih yang artinya istirahat. Mereka beristirahat setiap selesai empat raka'at.

Keutamaan Shalat Tarawih

1. Akan seperti shalat semalam penuh jika shalat tarawih bersama (bareng) imam
Dari Abu Dzar, keluarga dan para sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dikumpulkan olehnya. Lalu bersabda,
اِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الْاِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً
 "Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala shalat satu malam penuh" (HR. An Nasai, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
 2. Shalat tarawih akan mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu.
 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (dari Abu Hurairah),
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانََا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
 "Barangsiapa melakukan shalat Tarawih (qiyam Ramadhan) di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahalanya, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni" (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Hukum Shalat Tarawih

Shalat Tarawih hukumnya sunnah mu-akkadah (yang ditekankan pada laki-laki dan perempuan; pendapat lain 'dianjurkan') yang disyariatkan berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan perbuatan beliau. Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

اَمَّا بَعْدُ فَاِنَّهُ لَمْ يَخْفَ عَلَىَّ مَكَانُكُمْ , لَكِنِّى خَشِيْتُ اَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ فَتَعْجِزُوا عَنْهَا
"Amma ba'du, sesungguhnya aku bukannya tidak tahu keberadaan kalian (semalam). Akan tetapi aku takut shalat tersebut akan diwajibkan atas kalian, sementara kalian tidak mampu." (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih

Waktu pelaksanaan shalat tarawih adalah antara shalat Isya dan shalat Shubuh. Akan tetapi, shalat ini dilakukan sebelum shalat witir.

Tidak Dibatasinya Jumlah Raka'at Shalat Tarawih

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
 صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى , فَاِذَا خَشِيَ اَحَدُكُمُ الصُّبْحَ صَلَّى رَكْعَةً وَاحِدَةً, تُوتِر ُلَهُ مَا قَدْ صَلَّى 

"Shalat malam itu dua raka'at, dua raka'at. Jika salah seorang dari kalian takut tiba waktu shubuh, maka kerjakanlah sholat satu raka'at. Dengan itu berarti kalian menutup shalat tadi dengan witir." (HR Bukhari dan Muslim)
 Dari hadits tersebut tidak terdapat penjelasan bahwa shalat tarawih terdapat batasan. Seandainya shalat malam itu ada batasannya, tentu Rasulullah akan menjelaskannya.

     Akan tetapi yang paling utama adalah yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu tiga belas raka'at atau sebelas raka'at, berdasarkan hadits 'Aisyah radhiyallahu anha, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menambah di bulan Ramadhan dan di bulan lainnya dari sebelas raka'at" (HR Muttafaq 'alaih) 
    Dan hadits Ibnu 'Abbas radhiyallahu anhuma, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat malam tiga belas raka'at" (HR Muslim).
    Akan tetapi, shalat tarawih 11 raka'at selama 1 jam tidak lebih utama dengan shalat tarawih 23 raka'at yang dilakukan dalam waktu 2 jam. Loh kok bisa? Karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
 اَفْضَلُ الصَّلَاةِ طُولُ القُنُوتِ 
"Sebaik-baik shalat adalah yang lama berdirinya" (HR Muslim)
Jadi jelaslah dari sisi kualitas shalat Tarawih 23 raka'at selama 2 jam lebih utama karena lebih lama berdirinya dibandingkan shalat tarawih selama satu jam.

Shalat Tarawih Wanita Lebih Utama di Masjid apa di Rumah?

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

 قَدْ عَلِمْتُ اَنَّكِ تُحِبِّينَ الصَّلَاةَ وَ صَلَاتُكِ فِيْ دَارِكِ خَيْرُُ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِيْ مَسْجِدِ قَوْمِكِ وَ صَلَاتُكِ فِيْ مَسْجِدِ قَوْمِكِ خَيْرُُ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِيْ مَسْجِدِى
 "Aku telah mengetahui bahwa engkau senang sekali jika dapat sholat bersamaku. ... (Namun ketahuilah bahwa) shalatmu di rumahmu lebih baik dari shalatmu di masjid kaummu. Dan shalatmu di masjid kaummu lebih baik daripada shalatmu di masjidku."(HR. Ahmad)
     Jadi jelaslah wanita lebih baik (utama) shalat tarawih di rumah terkecuali jika dia shalat tarawih di masjid lebih berfaedah hal itu dibolehkan untuk pergi ke masjid dan melakukan shalat tarawih disana.

Shalat Tarawih Dilakukan Dua-Dua atau Empat-Empat raka'at?

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى 
"Shalat malam adalah dua raka'at salam, dua raka'at salam" (HR. Bukhari dan Muslim).
      Dengan demikian, shalat Tarawih dilakukan dua raka'at dua raka'at, karena shalat tarawih termasuk shalat malam. Tapi terkadang kita menemukan sebuah hadits dari perkataan Aisyah yang menjelaskan tata cara shalat malam Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,
يُصَلِّى اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فَلَا تَسْاَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَ طُولِهِنَّ, ثُمَّ يُصَلِّى اَرْبَعًا فَلَا تَسْاَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَ طُولِهِنَّ
"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan shalat empat raka'at, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka'atnya. Kemudian beliau melaksanakan shalat empat raka'at lagi, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka'atnya." (HR Bukhari dan Muslim).  

Hadits ini menjelaskan shalat tarawih dua raka'at salam, dua raka'at salam, tapi setiap empat raka'at ada istirahatnya seperti duduk.

Belum ada Komentar untuk "Shalat Tarawih itu Apa Sih?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel