Hadits Ke Enam >> Halal dan Haram
Yuks kita lihat hadits sebelumnya hadits kelima
Haditsnya
عَنْ اَبِيْ عَبْدِاللّٰهِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رَضِيَ ٱللَّهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللّٰهِ صَلَّى ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَقُوْلُ : (( اِنَّ الْحَلَالَ بَيِّنٌ وَ اِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَ بَيْنَهُمَا اُمُوْرٌ مُشْتَبِهَاتٌ لَا يَعْلَمُهُنَّ كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ, فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ فَقَدِ اسْتَبْرَاَ لِدِيْنِهِ وَ عِرْضِهِ, وَ مَنْ وَقَعَ فِيْ الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِيْ الْحَرَامِ كَالرَّاعِيْ يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى يُوْشِكُ اَنْ يَرْتَعَ فِيْهِ, اَلَا وَ اِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى اَلَا وَ اِنَّ حِمَى اللّٰهِ مَحَارِمُهُ, اَلَا وَ اِنَّ فِيْ الْجَسَدِ مُضْغَةً اِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَ اِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ اَلَا وَ هِيَ الْقَلْبُ)). رواه البخاري و مسلم
Bunyi Haditsnya
An abdillahin nu' maani basyiirin Radiyawloohu anhu koola: sami'tu Rasulawloohi shollawloohu 'alaihi Wasallama Yakuul: (( Innal halaala bayyinun wa innal harooma bayyinun wa bainahumaa umuurun musytabihaatun la ya'lamun katsiirun minan nas, famanittakosy syubuhaati fakodis tabro a lidiinihi wa 'irdhihi, waman wako 'a fisy syubuhaati wako 'a fil haroomi karroo'ii yar'a haulal himaa yuusyika an yarta'a fiihi, alaa wa inna likulli malikin himan alaa wa inna himawloohi mahaarimuhu, alaa wa inna fil jasadi mudhghotan idzaa sholahat sholahal jasadu kulluh wa idzaa fasadat fasadal jasadu kulluh alaa wa hiyal kolbu. Rowaahul bukhoori wa muslim
Arti Haditsnya
Dari Abu Abdillah Nu'man bin Basyir رضي الله عنهmenuturkan : Aku mendengar Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda : (( Sesungguhnya yang halal itu telah jelas dan yang haram pun jelas pula. Dan, di antara keduanya ada perkara syubhat (yang samar-samar); kebanyakan manusia tidak mengetahui (hukum)nya. Barangsiapa menghindari perkara-perkara syubhat itu, maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya. Barangsiapa yang jatuh ke dalam perkara yang syubhat maka ia telah jatuh ke dalam perkara yang haram. Seperti penggembala yang berada di dekat pagar larangan (milik orang lain), karena dikhawatirkan ia akan masuk ke dalamnya. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai tanah larangan, ingatlah bahwa larangan Allah adalah apa yang diharamkan-Nya. Ketahuilah bahwa di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik maka baik pula seluruh tubuhnya, dan jika ia rusak maka rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati. (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Kandungan Haditsnya
1. Halal dan haram sudah jelas.2. Antara halal dan haram ada syubhat.
3. Mengambil yang halal dan meninggalkan yang syubhat itu dianjurkan sedangkan yang haram wajib ditinggalkan.
4. Hati ini sebagai komandan dari seluruh tubuh. Kalau hatinya baik, maka seluruh tubuh akan baik ; begitu juga sebaliknya.
5. Dianjurkan bersungguh-sungguh untuk memperbaiki hati.
6. Hati yang baik akan membawa kepada ketenangan, kedamaian, serta kebahagiaan, sedangkan hati yang rusak menyebabkan terjadinya kebencian, permusuhan, serta perselisihan.
7. Wajib menjaga kehormatan diri dan agamanya bagi Muslim.
8. Harus mengganti apa yang dirusak oleh binatang ternaknya jika menggembala di tanah orang lain.
9. Jika berbuat maksiat, lihatlah kepada keagungan Allah yang telah termaksiati dengan dosamu.
10. Ilmu ialah cahaya yang bisa menerangi seorang hamba agar mengetahui hakikat segala sesuatu, yang ia tidak tampak oleh kebanyakan manusia.

Belum ada Komentar untuk "Hadits Ke Enam >> Halal dan Haram"
Posting Komentar